Monday, 1 August 2016

Keluarga Kecilku Kebahagiaanku

Dulu saat masih kuliah, aku sama sekali tidak pernah bercita-cita menjadi seorang ibu rumah tangga. Pikiranku dulu adalah kuliah dengan baik, kerja di perusahaan besar dengan gaji tinggi, mengejar karir, trus beli mobil, beli rumah, jalan-jalan keliling dunia, yah kira-kira seperti itulah keinginanku. I was a girl with a bunch of dreams. Namun hidup itu memang tidak bisa ditebak. Pepatah cina berbunyi 人算不如天算 (read: ren suan bu ru tian suan), kurang lebih artinya adalah rencana manusia tidak dapat menandingi rencana Tuhan. No matter how much we plan things out, we won't know what or how the outcome will be.

Long story short, I'm currently a housewife, a stay at home mom <3 It's not that I no longer have dreams. No, I still have a lot of dreams. It's just a little bit different from before, because I've included my husband and my child into my dreams. For example, aku tidak lagi berkeinginan kerja dengan gaji tinggi, tapi saat ini aku ingin belajar mengelola finansial keluarga supaya tetap berkecukupan meskipun hanya suami yang bekerja. Aku tidak hanya ingin membeli rumah, tetapi aku ingin membangun sebuah "rumah" untuk suami dan anakku. Aku tidak lagi menginginkan karir yang tinggi di dunia luar, tetapi aku ingin berkarir sebagai seorang istri dan ibu yang sukses. Pada awalnya aku merasa bosan sekali, karena dulunya sudah terbiasa kerja dan cari uang sendiri. Bahkan aku sampai merasa diriku ini sungguh tidak berguna, tiap hari di rumah saja tidak menghasilkan apa-apa. Suamiku terus menyemangati aku, tidak menghasilkan uang bukan b'arti tidak berguna. Tapi tetep aja sih aku masih terus memikirkan hal apa yang bisa aku lakukan dari rumah yang bisa mendatangkan penghasilan. Kan banyak juga tuh stay at home mom yang punya penghasilan tambahan, hehe.. Sometimes I'm so scared of this life, a merely single step, really can change the entire story line. Mungkin hidupku akan sangat berbeda jika aku masih tetap bekerja, dll. Yah life is full of choices and everyone have their own choices. Dulu itu aku hidup untuk diriku sendiri, sekarang aku sudah punya sebuah keluarga kecil.

Keluarga kecilku :)
*baby Kael 1month22days*

Bener banget pepatah yang mengatakan bahwa bahagia itu sederhana. Percaya atau tidak, setiap dekat jam pulang kerja itu rasanya tidak sabar nunggu suami pulang. Seringkali berbisik sama baby "dek, sebentar lagi papa pulang". Dan begitu melihat suami di depan pintu itu rasanya bahagia banget. Dipeluk suami ketika sedang menimang baby juga suatu bentuk kebahagiaan. Melihat baby tumbuh sehat setiap hari juga ada rasa bahagia tersendiri. Bahagia itu ternyata tidak selalu berbentuk material, kemewahan, dll. Tapi hal-hal sederhana saja sebenarnya sudah cukup untuk menciptakan kebahagiaan. Apabila diberi "lebih" oleh Tuhan yah bersyukur, apabila tidak pun tidak perlu bersedih hati ataupun kecewa. Aku mulai belajar untuk merasa puas dengan segala yang aku miliki saat ini. Meskipun tidak berlebih, tapi aku juga tidak berkekurangan apapun juga. Selalu ingat pesan suami, jangan terlalu pusingin hal yang masih jauh, tetap stay positive dan jalani saja dulu yang ada di depan mata, karena semakin kita bergerak maju maka semakin banyak jalan yang akan terbuka :)



No comments:

Post a Comment